Tren “Kue Keju” Dua Bahan: Apakah Hype TikTok Sesuai dengan Kenyataan?

19

Resep viral untuk “kue keju” ala Jepang dengan dua bahan telah meledak di TikTok, memicu rasa ingin tahu dan skeptis. Tren ini, yang berasal dari Jepang, hanya menggunakan yogurt dan kue sable (sering diganti dengan kue Biscoff di AS) untuk meniru rasa dan tekstur kue keju tradisional. Tapi apakah makanan penutup sederhana ini sesuai dengan hype?

Daya tariknya tidak dapat disangkal: tidak perlu dipanggang, sedikit usaha, dan alternatif kue keju yang berpotensi memuaskan. Para pembuat konten di media sosial memamerkan kesederhanaan resepnya, cukup dengan menghancurkan kue menjadi yogurt dan mendiamkan campuran tersebut hingga kue melunak.

Menguji tren tersebut mengungkapkan bahwa hasil akhir sangat bervariasi tergantung pada pilihan yogurt. Meskipun ketiga yoghurt yang diuji – stroberi Siggi, stroberi Islandia Provisions, serta bunga jeruk dan madu La Fermière – sangat nikmat, hanya La Fermière yang paling mendekati meniru pengalaman kue keju autentik. Teksturnya yang lembut dan kaya menonjol, menjadikannya pilihan terbaik bagi mereka yang mencari profil rasa kue keju sejati.

Tekstur juga memainkan peran penting. Membiarkan kue melunak dalam semalam (seperti yang disarankan banyak pembuatnya) akan menghasilkan konsistensi yang lebih halus. Namun, mengurangi waktu pelunakan menjadi sekitar 2,5 jam akan mempertahankan kerenyahannya, sehingga lebih mirip dengan kulit kue keju tradisional.

Meskipun bukan pengganti yang sempurna untuk kue keju tradisional, resep dua bahan ini adalah tren yang sangat mudah dan memuaskan yang memberikan hasil yang menjanjikan akan sedikit usaha dan kenikmatan maksimal. Ini adalah solusi cepat untuk mengatasi keinginan makan kue keju, tetapi kualitas produk akhir sangat bergantung pada yogurt yang digunakan.